Balik, Islam adalah Solusi

by -58 views

Dua bulan lalu ‘mereka’ bertandang ke kampung halaman. Sebab lama tak bersua, tiap moment dilewati dengan penuh suka. Canda, tawa bahkan tangis menjadi penyedap rasa dalam keseharian kami yang masih merindu. Banyak kesan yang berusaha kami ukir sebab ada batas waktu kami kan bersua.

Benar. Tiba waktu ‘mereka’ pun berencana untuk balik. Balik ke kota untuk kembali menyambung hidup yang serba keras ini. Ada angan yang terngiang, coba ‘mereka’ tetap tinggal di kampung yang indah ini. Namun lagi, beribu sayang mata pencarian ‘mereka’ tak berkawan elok di kampung.

Dua pekan berlalu, tiba waktu ‘mereka’ akhirnya balik. Meninggalkan ribuan kenangan yang masih berbekas. Rindu pasti kan terukir kembali. Apa daya waktu bertandang sudah habis.

Sebab ‘mereka’ kan balik, pekan terakhir dihabiskan untuk menyiapkan bekal keperluan untuk balik. Pokok’e segalanya siap.

Pikir kami kala itu, “ini baru balik ke dunia bagaimana dengan baliknya kita ke kampung akhirat? Bukankah kampung asal kita adalah akhirat? Dan tiap kita pasti akan balik? Bagaimana dengan bekal kita untuk balik kesana? Apa sudah siap?”
Sebab waktu bertandang kita juga berbatas dan setiap dari kita tak tahu kapan waktu kita balik.

Maka pilihan bekal hanya dua, memilih berbekal dengan amalan shaleh atau memilih berbekal dengan amalan salah.

Jika memilih amalan sholeh maka ia siapkan dirinya untuk menjadi pembela dan penolong agama Allah. Jika memilih bekal dengan amalan salah maka ia memilih menjadi pecundang yang senantiasa membuat makar agar agama Allah jauh dari pemeluknya dan menjadikan Islam agar bukan menjadi solusi atas segala persoalan dalam kehidupan. Mereka lebih memilih solusi buatan mereka sendiri.

Bisa kita lihat hari ini. Bagaimana solusi Islam dikesampingkan. Utamanya dalam sistem pemerintahan. Memilih berkiblat pada sistem ala Barat yang akhirnya menjadikan kehidupan hari ini carut marut tanpa kendali. Bumi pertiwi banyak dikelola asing dan aseng, rakyat berseliweran sana-sini mencari nafkah untuk menyambung hidupnya. Orang kampung ke kota, orang kota kembali lagi ke kampung sebab tak jua kebutuhan ‘mereka’ terpenuhi.

Karena itu mari kita balik dengan pilihan yang benar. Tentunya dengan memilih balik ke sistem Islam. Agar balik kita kekampung akhirat adalah balik yang kita impikan.

[Nurhalimah – Maros, 13 Juli 2019]

About me: Administrator

Gravatar Image

Dutabuku.com merupakan portal online artikel, berita dan penulis online yang berfokus pada pembaca Indonesia baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.