Belajar Menulis dari Saab

by -37 views

Hai guys, membaca judul di atas, mungkin teman-teman jadi bingung. “Lho apa hubungannya? Saab itu apa?”. Hehehe, sabar ya. Ceritanya belum sampai situ.

Jadi Saab itu pembuat pesawat tempur buatan Swedia guys. Wow, gak nyangka kan? Jadi begini, Saab didirikan tahun 1937 di Trollhattan dan melebur dengan ASJA 2 tahun kemudian. Nama Saab tetap di pertahankan, hanya markasnya saja yang pindah ke Linkoping.

Sebelum bergabung dengan ASJA, Saab sudah punya pengalaman membuat pesawat di Jerman dan Amerika. Jadi Saab punya pengalaman hebat lho.

Ketika Perang Dunia 2 pecah, Swedia merasa posisi negaranya mulai terancam. Peningkatan kekuatan militer pun segera dilakukan.

Namun sayangnya, Angkatan Udara (AU) Swedia hanya berkekuatan 100 pesawat dan kebanyakan sudah jadul. Swedia pun mengimpor peswat dari negara lain. Namun ternyata itu tidak meningkatkan taring AU Swedia seperti yang diinginkan. Dari situlah Swedia berpikir untuk membuat pesawat sendiri.

Akhirnya lahirlah Saab J 21 bermesin propeler rancangan Frid Wanstorm. Pesawat pemburu ini lincah di udara.

Namun ternyata pesawat ini banyak kekurangannya, terutama manuvernya yang kurang bagus. Indikasi J 21 dianggap tidak sukses.

Kemudian Saab membuat pesawat jet Saab J 29F Tunnan. Berbeda dengan J 21, J 29 memiliki tubuh lebih padat. Pesawat ini menggunakan jet Goblin.

J 29 terbilang sukses karena J 29 menjadi pesawat tempur pencegat operasional pertama di Eropa yang menggunakan swept wing.

Lalu Saab membuat Saab J 32 Lansen. Pembuatan pesawat ini dilakukan karena tambahan kebutuhan pesawat tempur.

Kurun waktu 1950-1960, dunia diramaikan oleh pesawat tempur supersonik. Karena Swedia menyadari perlu meningkatkan kekuatan AU, lahirlah Saab J 35 Draken bersayap delta.

Lalu muncullah pesawat tempur multiperan bernama Saab JA 37 Viggen. Viggen dibuat dalam 4 versi.

Kini, ada pesawat tempur multiperan generasi ke empat yang canggih. Lahirlah JAS 39 Gripen yang digunakan AU Swedia hingga kini. Pesawat ini ada varian A sampai F. Pesawat ini adalah pesawat Saab yang paling canggih.

Nah, dari cerita ini, apakah ada yang mendapat ilmu tentang menulis? Ini poinnya.

  1. Terus berjuang, seperti Saab yang terus berjuang membuat pesawat yang lebih canggih.
  2. Jangan lihat orang lain. Boleh menjadikan tulisan orang lain sebagai inspirasi, tapi jangan ikuti 100 persen. Seperti Saab yang berhasil membuat pesawat sendiri.
  3. Jangan putus asa saat gagal, seperti Saab yang terus membuat pesawat walau gagal membuat J 21.
  4. Buat tulisan yang bagus, seperti Saab yang membuat pesawat canggih yang dapat memenangkan pertempuran.

Itulah yang dapat ana sampaikan. Mulai sekarang, yuk kita semangat menulis!

[M. Umar Aufa]
(SDIT Mafatih Bekasi, Kelas 6 SD)

About me: Administrator

Gravatar Image

Dutabuku.com merupakan portal online artikel, berita dan penulis online yang berfokus pada pembaca Indonesia baik yang berada di tanah air maupun yang tinggal di luar negeri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.